Ditulis oleh Adi
NILAH.COM, Jombang - Hujan deras yang mengguyur kota santri Jombang membuat makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng, Jombang, ambles. Yang lebih mengagetkan, jasad presiden keempat itu masih utuh. Kain kafan yang membungkus jasad Gus Dur masih utuh dan putih.
Zainul, salah satu petugas keamanan pondok mengatakan, amblesnya makam Gus Dur terjadi tiga hari lalu. Saat itu pengunjung makam Gus Dur sedang tinggi-tingginya. Sudah begitu, hujan deras terus mengguyur kawasan Tebuireng. AKibatnya, makam mantan Ketua PBNU tersebut ambles.
Praktis, kejadian itu membuat penghuni Tebuireng kalang kabut. Mereka beramai-ramai melihat kejadian aneh tersebut. Sebuah lubang akibat gerusan air menganga lebar sehingga menampakkan kain kafan pembungkus tubuh tokoh yang dikenal dengan berbagai anekdotnya ini.
"Subhanallah, kain kafan Gus Dur masih utuh. Putih bersih seperti baru," kata Zainul, Jumat (18/2/2011).
Dia menambahkan, kejadian itu pertama diketahui oleh pedagang asongan yang biasa menjual VCD tentang Gus Dur. Pedagang asongan itu bernama Waldi.
“Namanya pak Waldi, ia melaporkan kejadian itu ke saya yang kebetulan sedang berjaga di pos utara (pos pintu keluar masuk para peziarah),” tambah Zainul.
Zainul menerangkan seketika ia berlari menuju areal makam. Dalam hitungan detik lubang di pusara Gus Dur ini pun segera ditutupi dengan pasir ala kadarnya.
Baik penjaga dan pengurus pondok langsung membuat barisan blokade untuk menutupi lubang di pusara Gus Dur. Hal ini dimaksudkan agar peziarah tidak sampai mengambil gambar. Pasalnya, jasad Gus Dur yang sudah setahun lebih dimakamkan masih tetap utuh.
Hanya saja, kabar fenomena langka tersebut terkesan disembunyikan oleh pengurus pondok lainnya. Salah satunya M.Hasan, salah satu penjaga pos utama pondok pesantren Tebu ireng. Bapak kandung dari Zainul, penjaga yang kali pertama menerima laporan amblesnya makam Gus Dur ini menceritakan, dirinya juga ikut menutupi lubang dimakam Gus Dur tersebut.
Di bawah guyuran hujan itu dia mengaku bersama empat orang yang lain termasuk anaknya Zainul, melihat sesuatu yang ganjil. “Tapi saya nggak berani cerita, itu bukan wewenang saya,” kilah Hasan.
Hingga saat ini di lokasi makam Gus Dur sudah diberi pembatas. Hal itu dilakukan agar pengunjung tidak menerobos masuk. Selain itu makam yang ambles tersebut sudah di tutup pasir. Bahkan, segunduk pasir masih tersedia di samping makam tersebut. [beritajat
Rabu, 23 Februari 2011
Jumat, 03 September 2010
TUGAS MATEMATIKA
Untuk peserta didik yang lagi Prakerin,Pelajaran Matematika pada awal semester ini adalah Bab Notasi Zigma Barisan dan Deret. Kalian dapat membaca atau mendownload di side bar dibawah. Lalu bacalah dengan seksama materi tersebut. Kemudian jawablah soal berikut ini dan dikumpulkan !!!
TUGAS 1
1. 2,4,5,6,..........U10
2. 2,7,12,17,........U21
3. 5,10,15,20,.......U14
4. 20,15,10,.........U12
5. 2 + 5 + 8 +.......S12
6. 10 + 5 + 0 +......S10
7. 1,3,9,............U8
8. 1,5,25,...........U10
9. 27,9,3,...........U6
10.125,25,5..........U8
TUGAS 1
1. 2,4,5,6,..........U10
2. 2,7,12,17,........U21
3. 5,10,15,20,.......U14
4. 20,15,10,.........U12
5. 2 + 5 + 8 +.......S12
6. 10 + 5 + 0 +......S10
7. 1,3,9,............U8
8. 1,5,25,...........U10
9. 27,9,3,...........U6
10.125,25,5..........U8
Sabtu, 31 Juli 2010
KEPALA BARU SMA MA'ARIF NU 1 AJIBARANG
Mengawali tahun pelajaran 2010 / 2011, SMA Ma'arif NU 1 Ajibarang mendapatkan kado istimewa dari MWC NU Kecamatan Ajibarang. Setelah melalui rangkaian musyawarah, pemikiran dan tentu saja tarik ulur, MWC NU Ajibarang berhasil menetapkan Kepengurusan baru SMA Ma'arif NU 1 Ajibarang. Slamet Ibnu Ansori yang selama ini sebagai Ketua Fraksi PKB mendapat kepercayaan dari Ketua Tanfidziah untuk menduduki sekretaris panitia. Sementara Mujarob sebagai ketua.Setelah kepengurusan terbentuk, kado berikutnya adalah kepala SMA Ma'arif NU 1 Ajibarang yang selama ini dijabat oleh Rahmat Effendi, diserah terimakan kepada Busrol Kafi
Minggu, 25 April 2010
HASIL UJIAN NASIONAL 2010
Saya mengucapkan selamat dulu untuk semua siswa yang telah menempuh ujian nasional. Untuk yang kali ini belum berhasil, agar bersabar, karena masih ada kesempatan. Nah bagi yang ingin mengetahui nilainya silahkan klik aja dibawah ini
RANGKING HASIL UJIAN NASIONAL
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TAV A
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TAV B
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO A
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO B
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO C
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TAV A
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO D
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO E
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TKJ A
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TKJ B
RANGKING HASIL UJIAN NASIONAL
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TAV A
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TAV B
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO A
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO B
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO C
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TAV A
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO D
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TMO E
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TKJ A
NILAI UJIAN NASIONAL KELAS XII TKJ B
Minggu, 04 April 2010
NASKAH DRAMA MODERN
Nah untuk kalian kalian yang ingin dan membutuhkan naskah drama, silahkan download aja ling dibawah ini
Naskah Drama berjudul Aljabar
LAKBOK
Karya Aoh K. Hadimaja
Para Pelaku:
Koswara : Arsitek Pengairan
Rini : Istri Koswara
Siti Zahra : Inspektur Sosial, mantan kekasih Koswara
Karnadi : Petugas Pengairan, Mantan Kekasih Karnadi
Sulaiman Rasid : Mantri Kepala Pengairan (Koruptor)
Wiranta : Ketua Golongan Kedaulatan Islam, umur 28 tahun
Latar Waktu : Sebelum agresi Militer II
Latar Tempat : Kantor Koswara dan Lakbok
SELENGKAPNYA DOWNLOAD AJA DIBAWAH
Naskah Drama LAKBOK
FAJAR SIDDIQ
KARYA EMIL SANOSSA
PARA PELAKU:
MARJOSO
SERSAN
AHMAD
H. JAMIL
ZULAECHA
Sebuah markas gerilya, terlihat sebuah ruangan, satu pintu, satu jendela sel, meja tulis dan dua kursi dan satu bangku, peti mesiu, helm dan ransel tergantung.
Suasana: malam hari, keadaan sepi, tegang, jauh-jauh masih terdengar letusan tembakan dan iring musik sayup-sayup instrumental Gugur Bunga, kemudian muncul Marjoso membawa surat, kemudian duduk membaca. Muncul seorang sersan.
SELENGKAPNYA DOWNLOAD AJA DIBAWAH
Naskah Drama FAJAR SIDDIQ
MATAHARI DI SEBUAH JALAN KECIL
(Karya Arifin C. Noor)
Sebentar lagi berkas-berkas di langit akan buyar dan matahari akan memulai memancarkan sinarnya yang putih, terang dan panas. Jalan itupun akan mulai hidup, bernafas dan debu-debu akan segera berterbangan mengotori udara.
Jalan itu bukan jalan kelas satu. Jalan itu jalan kecil yang hanya dilalui kendaraan-kendaraan dalam jumlah kecil. Tetapi sebuah pabrik es yang tidak kecil berdiri di pinggirnya dan pabrik itu memiliki gedung yang sangat tua. Di depan gedung itulah para pekerja pabrik mengerumuni SIMBOK yang berjualan pecel di halaman.
Seorang laki-laki yang sejak malam terbaring, tidur di ambang pintu yang terpalang tak dipakai itu, bangun dan menguap setelah seorang yang bertubuh pendek membangunkannya. Laki-laki itu adalah PENJAGA MALAM.
SELENGKAPNYA DOWNLOAD AJA DIBAWAH
Naskah Drama MATAHARI DI SEBUAH JALAN KECIL
Naskah Drama berjudul Aljabar
LAKBOK
Karya Aoh K. Hadimaja
Para Pelaku:
Koswara : Arsitek Pengairan
Rini : Istri Koswara
Siti Zahra : Inspektur Sosial, mantan kekasih Koswara
Karnadi : Petugas Pengairan, Mantan Kekasih Karnadi
Sulaiman Rasid : Mantri Kepala Pengairan (Koruptor)
Wiranta : Ketua Golongan Kedaulatan Islam, umur 28 tahun
Latar Waktu : Sebelum agresi Militer II
Latar Tempat : Kantor Koswara dan Lakbok
SELENGKAPNYA DOWNLOAD AJA DIBAWAH
Naskah Drama LAKBOK
FAJAR SIDDIQ
KARYA EMIL SANOSSA
PARA PELAKU:
MARJOSO
SERSAN
AHMAD
H. JAMIL
ZULAECHA
Sebuah markas gerilya, terlihat sebuah ruangan, satu pintu, satu jendela sel, meja tulis dan dua kursi dan satu bangku, peti mesiu, helm dan ransel tergantung.
Suasana: malam hari, keadaan sepi, tegang, jauh-jauh masih terdengar letusan tembakan dan iring musik sayup-sayup instrumental Gugur Bunga, kemudian muncul Marjoso membawa surat, kemudian duduk membaca. Muncul seorang sersan.
SELENGKAPNYA DOWNLOAD AJA DIBAWAH
Naskah Drama FAJAR SIDDIQ
MATAHARI DI SEBUAH JALAN KECIL
(Karya Arifin C. Noor)
Sebentar lagi berkas-berkas di langit akan buyar dan matahari akan memulai memancarkan sinarnya yang putih, terang dan panas. Jalan itupun akan mulai hidup, bernafas dan debu-debu akan segera berterbangan mengotori udara.
Jalan itu bukan jalan kelas satu. Jalan itu jalan kecil yang hanya dilalui kendaraan-kendaraan dalam jumlah kecil. Tetapi sebuah pabrik es yang tidak kecil berdiri di pinggirnya dan pabrik itu memiliki gedung yang sangat tua. Di depan gedung itulah para pekerja pabrik mengerumuni SIMBOK yang berjualan pecel di halaman.
Seorang laki-laki yang sejak malam terbaring, tidur di ambang pintu yang terpalang tak dipakai itu, bangun dan menguap setelah seorang yang bertubuh pendek membangunkannya. Laki-laki itu adalah PENJAGA MALAM.
SELENGKAPNYA DOWNLOAD AJA DIBAWAH
Naskah Drama MATAHARI DI SEBUAH JALAN KECIL
Minggu, 28 Maret 2010
KH Said Agil Siradj Nahkodai NU Lima Tahun ke Depan

Puncak seremoni Muktamar ke-32 NU kini usai sudah. Setelah menyelesaikan berbagai materi persidangan di tiap-tiap komisi. Dan perhelatan pemilihan Rois Am Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menentukan KH Sahal Mahfudz secara aklamasi.
Kini pemilihan Ketua Umum tanfidziyah PBNU juga telah selesai melalui voting yang berlangsung secara tertutup di Auditorium Utama Asrama Haji Sudiang Makassar, Sabtu (27/3). dengan KH Said Agil Siradj terpilih sebagai Ketua Umum mengungguli rekannya Slamet Efendi Yusuf. Dengan demikian, KH Said Agil Siradj berhak menahkodai NU hingga lima tahun ke depan (2010-2015).
Pada puncak pemilihan yang digelar hingga pukul 21.00 WITA ini terdapat 497 suara. KH Said Agil Siradj berhasil memperoleh 294 suara mengungguli Slamet Efendi Yusuf yang memperoleh suara 201 sedangkan sisanya, yakni satu suara dinyatakan tidak sah.
Sebelumnya, dalam penjaringan calon, muktamirin juga memunculkan nama lain seperti KH Hasyim Muzadi, H Ahmad Bagja dan KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Namun, nama-nama yang disebut belakangan tidak berhasil memperoleh dukungan minimal yakni 99 suara.
KH Sahal Mahfudz Kembali Terpilih jadi Rois Am PBNU

Berdasar tata tertib yg disepakati bersama, calon Rois Am dinyatakan sah bila mendapat dukungan 99 suara. Hasil putaran pertama pemilihan Rois Am meloloskan KH Sahal Mahfudz dan KH Hasyim Muzadi. Namun seusai penghitungan suara, KH Hasyim Muzadi menyatakan tidak bersedia dicalonkan sebagai Rois Am PBNU periode 2010-2015 M.
Pernyataan ketidaksediaan KH Hasyim Muzadi ini disampaikan melalui surat yang dibacakan di depan sidang pleno ke-6. Dengan demikian secara aklamasi disepakati KH Sahal Mahfudz sebagai Rois Am PBNU periode 2010-2015 M.
Hak pilih Muktamirin yang digunakan berjumlah 492 suara. KH Sahal Mahfudz mendapatkan dukungan sebanyak 272 suara, KH Hasyim Muzadi 180 suara dan KH Maemun Zubair mendapatkan 39 suara. Habib Luthfi disebut sebanyak lima kali dan 2 suara Abstain.
Gegap gempita para muktamirin mengmandangkan sholawat badar kemudian membahana ketika palu sidang diketok. Saat ini sedang dilangsungkan pemilihan untuk ketua umum tanfidziyah PBNU.
Langganan:
Postingan (Atom)