Minggu, 29 Mei 2011
Kamis, 26 Mei 2011
Sabtu, 14 Mei 2011
RALAT PENGUMUMAN KELULUSAN
sesuai dengan keputusan pemerintah,maka pengumuman kelulusan yang sesuai dengan undangan kepada wali siswa SMK Ma'arif NU 1 Ajibarang pada hari SENIN, 16 MARET 2011 PUKUL 08.00 DIUNDUR MENJADI PUKUL 14.00 WIB.mOhon informasi ini disebarkan kepada orang tua dan siswa kelas 3
Sabtu, 23 April 2011
Polri Akui Otak Bom Buku, P, Yaitu Pepi Fernando
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Akhirnya Polri mengakui jika pemimpin sekaligus otak paket bom buku dan bom di depan Gereja Christ Cathedral Serpong yaitu Pepi Fernando. Sebelumnya, Polri hanya menyebut jika pimpinan yang juga pembuat film 'Tsunami Aceh' itu dengan inisial P.
"Telah dilakukan penggeledahan di rumah Pepi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Boy Rafli Amar dalam pesan singkat kepada Republika, Ahad (24/4).
Boy menambahkan penggeledahan di rumah Pepi dilakukan pada 23 April lalu. Kediaman Pepi sendiri, lanjutnya, berada di Perumahan Harapan Indah, Bekasi.
Pepi ditangkap di Aceh bersama dua orang lainnya yaitu J dan F pada Kamis (21/4) lalu. Pada hari itu, polisi mengungkapkan telah menangkap 19 orang yang diduga menjadi pelaku aksi sejumlah bom, termasuk bom buku.
"Tapi saya tidak tahu kalau Pepi pernah bekerja di SCTV," ujarnya.
"Telah dilakukan penggeledahan di rumah Pepi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Boy Rafli Amar dalam pesan singkat kepada Republika, Ahad (24/4).
Boy menambahkan penggeledahan di rumah Pepi dilakukan pada 23 April lalu. Kediaman Pepi sendiri, lanjutnya, berada di Perumahan Harapan Indah, Bekasi.
Pepi ditangkap di Aceh bersama dua orang lainnya yaitu J dan F pada Kamis (21/4) lalu. Pada hari itu, polisi mengungkapkan telah menangkap 19 orang yang diduga menjadi pelaku aksi sejumlah bom, termasuk bom buku.
"Tapi saya tidak tahu kalau Pepi pernah bekerja di SCTV," ujarnya.
Rabu, 23 Februari 2011
Makam GUSDUR Ambles, jasad dan kain kafan masih utuh
Ditulis oleh Adi
NILAH.COM, Jombang - Hujan deras yang mengguyur kota santri Jombang membuat makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng, Jombang, ambles. Yang lebih mengagetkan, jasad presiden keempat itu masih utuh. Kain kafan yang membungkus jasad Gus Dur masih utuh dan putih.
Zainul, salah satu petugas keamanan pondok mengatakan, amblesnya makam Gus Dur terjadi tiga hari lalu. Saat itu pengunjung makam Gus Dur sedang tinggi-tingginya. Sudah begitu, hujan deras terus mengguyur kawasan Tebuireng. AKibatnya, makam mantan Ketua PBNU tersebut ambles.
Praktis, kejadian itu membuat penghuni Tebuireng kalang kabut. Mereka beramai-ramai melihat kejadian aneh tersebut. Sebuah lubang akibat gerusan air menganga lebar sehingga menampakkan kain kafan pembungkus tubuh tokoh yang dikenal dengan berbagai anekdotnya ini.
"Subhanallah, kain kafan Gus Dur masih utuh. Putih bersih seperti baru," kata Zainul, Jumat (18/2/2011).
Dia menambahkan, kejadian itu pertama diketahui oleh pedagang asongan yang biasa menjual VCD tentang Gus Dur. Pedagang asongan itu bernama Waldi.
“Namanya pak Waldi, ia melaporkan kejadian itu ke saya yang kebetulan sedang berjaga di pos utara (pos pintu keluar masuk para peziarah),” tambah Zainul.
Zainul menerangkan seketika ia berlari menuju areal makam. Dalam hitungan detik lubang di pusara Gus Dur ini pun segera ditutupi dengan pasir ala kadarnya.
Baik penjaga dan pengurus pondok langsung membuat barisan blokade untuk menutupi lubang di pusara Gus Dur. Hal ini dimaksudkan agar peziarah tidak sampai mengambil gambar. Pasalnya, jasad Gus Dur yang sudah setahun lebih dimakamkan masih tetap utuh.
Hanya saja, kabar fenomena langka tersebut terkesan disembunyikan oleh pengurus pondok lainnya. Salah satunya M.Hasan, salah satu penjaga pos utama pondok pesantren Tebu ireng. Bapak kandung dari Zainul, penjaga yang kali pertama menerima laporan amblesnya makam Gus Dur ini menceritakan, dirinya juga ikut menutupi lubang dimakam Gus Dur tersebut.
Di bawah guyuran hujan itu dia mengaku bersama empat orang yang lain termasuk anaknya Zainul, melihat sesuatu yang ganjil. “Tapi saya nggak berani cerita, itu bukan wewenang saya,” kilah Hasan.
Hingga saat ini di lokasi makam Gus Dur sudah diberi pembatas. Hal itu dilakukan agar pengunjung tidak menerobos masuk. Selain itu makam yang ambles tersebut sudah di tutup pasir. Bahkan, segunduk pasir masih tersedia di samping makam tersebut. [beritajat
NILAH.COM, Jombang - Hujan deras yang mengguyur kota santri Jombang membuat makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng, Jombang, ambles. Yang lebih mengagetkan, jasad presiden keempat itu masih utuh. Kain kafan yang membungkus jasad Gus Dur masih utuh dan putih.
Zainul, salah satu petugas keamanan pondok mengatakan, amblesnya makam Gus Dur terjadi tiga hari lalu. Saat itu pengunjung makam Gus Dur sedang tinggi-tingginya. Sudah begitu, hujan deras terus mengguyur kawasan Tebuireng. AKibatnya, makam mantan Ketua PBNU tersebut ambles.
Praktis, kejadian itu membuat penghuni Tebuireng kalang kabut. Mereka beramai-ramai melihat kejadian aneh tersebut. Sebuah lubang akibat gerusan air menganga lebar sehingga menampakkan kain kafan pembungkus tubuh tokoh yang dikenal dengan berbagai anekdotnya ini.
"Subhanallah, kain kafan Gus Dur masih utuh. Putih bersih seperti baru," kata Zainul, Jumat (18/2/2011).
Dia menambahkan, kejadian itu pertama diketahui oleh pedagang asongan yang biasa menjual VCD tentang Gus Dur. Pedagang asongan itu bernama Waldi.
“Namanya pak Waldi, ia melaporkan kejadian itu ke saya yang kebetulan sedang berjaga di pos utara (pos pintu keluar masuk para peziarah),” tambah Zainul.
Zainul menerangkan seketika ia berlari menuju areal makam. Dalam hitungan detik lubang di pusara Gus Dur ini pun segera ditutupi dengan pasir ala kadarnya.
Baik penjaga dan pengurus pondok langsung membuat barisan blokade untuk menutupi lubang di pusara Gus Dur. Hal ini dimaksudkan agar peziarah tidak sampai mengambil gambar. Pasalnya, jasad Gus Dur yang sudah setahun lebih dimakamkan masih tetap utuh.
Hanya saja, kabar fenomena langka tersebut terkesan disembunyikan oleh pengurus pondok lainnya. Salah satunya M.Hasan, salah satu penjaga pos utama pondok pesantren Tebu ireng. Bapak kandung dari Zainul, penjaga yang kali pertama menerima laporan amblesnya makam Gus Dur ini menceritakan, dirinya juga ikut menutupi lubang dimakam Gus Dur tersebut.
Di bawah guyuran hujan itu dia mengaku bersama empat orang yang lain termasuk anaknya Zainul, melihat sesuatu yang ganjil. “Tapi saya nggak berani cerita, itu bukan wewenang saya,” kilah Hasan.
Hingga saat ini di lokasi makam Gus Dur sudah diberi pembatas. Hal itu dilakukan agar pengunjung tidak menerobos masuk. Selain itu makam yang ambles tersebut sudah di tutup pasir. Bahkan, segunduk pasir masih tersedia di samping makam tersebut. [beritajat
Jumat, 03 September 2010
TUGAS MATEMATIKA
Untuk peserta didik yang lagi Prakerin,Pelajaran Matematika pada awal semester ini adalah Bab Notasi Zigma Barisan dan Deret. Kalian dapat membaca atau mendownload di side bar dibawah. Lalu bacalah dengan seksama materi tersebut. Kemudian jawablah soal berikut ini dan dikumpulkan !!!
TUGAS 1
1. 2,4,5,6,..........U10
2. 2,7,12,17,........U21
3. 5,10,15,20,.......U14
4. 20,15,10,.........U12
5. 2 + 5 + 8 +.......S12
6. 10 + 5 + 0 +......S10
7. 1,3,9,............U8
8. 1,5,25,...........U10
9. 27,9,3,...........U6
10.125,25,5..........U8
TUGAS 1
1. 2,4,5,6,..........U10
2. 2,7,12,17,........U21
3. 5,10,15,20,.......U14
4. 20,15,10,.........U12
5. 2 + 5 + 8 +.......S12
6. 10 + 5 + 0 +......S10
7. 1,3,9,............U8
8. 1,5,25,...........U10
9. 27,9,3,...........U6
10.125,25,5..........U8
Sabtu, 31 Juli 2010
KEPALA BARU SMA MA'ARIF NU 1 AJIBARANG
Mengawali tahun pelajaran 2010 / 2011, SMA Ma'arif NU 1 Ajibarang mendapatkan kado istimewa dari MWC NU Kecamatan Ajibarang. Setelah melalui rangkaian musyawarah, pemikiran dan tentu saja tarik ulur, MWC NU Ajibarang berhasil menetapkan Kepengurusan baru SMA Ma'arif NU 1 Ajibarang. Slamet Ibnu Ansori yang selama ini sebagai Ketua Fraksi PKB mendapat kepercayaan dari Ketua Tanfidziah untuk menduduki sekretaris panitia. Sementara Mujarob sebagai ketua.Setelah kepengurusan terbentuk, kado berikutnya adalah kepala SMA Ma'arif NU 1 Ajibarang yang selama ini dijabat oleh Rahmat Effendi, diserah terimakan kepada Busrol Kafi
Langganan:
Postingan (Atom)
